SMART-WOOD SPLINT: INOVASI BIDAI KAYU ERGONOMIS UNTUK PENANGANAN FRAKTUR DI SITUASI DARURAT
Kata Kunci:
fraktur, bidai kayu, ergonomi, inovasi keperawatan, tanggap darurat.Abstrak
Latar Belakang: Fraktur merupakan kasus kegawatdaruratan yang membutuhkan imobilisasi cepat dan tepat untuk mencegah komplikasi. Keterbatasan sumber daya, terutama di daerah terpencil dan saat bencana, sering menghambat ketersediaan alat bidai standar. Penelitian pengembangan ini bertujuan mengembangkan Smart-Wood Splint sebagai inovasi bidai ergonomis berbahan kayu multipleks ringan yang dilapisi busa anti air dan dilengkapi sistem pengikat velcro/webbing.
Metodologi: Metode pengembangan meliputi analisis kebutuhan lapangan, kajian ergonomi, pemilihan material, dan desain modular.
Hasil: pengembangan menunjukkan Smart-Wood Splint mampu meningkatkan kecepatan pemasangan, mengurangi risiko trauma sekunder, serta mendukung prinsip keberlanjutan melalui penggunaan ulang. Inovasi ini berpotensi meningkatkan kapasitas tanggap darurat berbasis komunitas dan menjadi solusi praktis bagi pelayanan kegawatdaruratan di fasilitas dengan sumber daya terbatas.
Kesimpulan: Smart-Wood Splint merupakan bentuk kontribusi inovatif perawat dalam meningkatkan pelayanan kegawatdaruratan berbasis kebutuhan lapangan dan sumber daya lokal. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis, efisien, dan berkelanjutan untuk penanganan fraktur di lapangan, terutama dalam konteks bencana.





