HUBUNGAN PSICHOLOGICAL WELL BEING DENGAN KINERJA PENATA ANESTESI DI SUMATERA SELATAN
Keywords:
PSICHOLOGICAL WELL BEING, Kinerja, Penata Anestesi, Sumatera SelatanAbstract
Latar belakang: Penata anestesi memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga pasien tetap aman selama prosedur pembedahan. Mereka memiliki jadwal kerja yang padat dan harus tetap professional. Tuntutan pekerjaan ini dapat memicu stres, hal ini dapat memengaruhi kesehatan mental mereka. Hal ini kemudian dapat memengaruhi seberapa baik mereka melakukan pekerjaan mereka. Untuk itu diperlukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara psichological well being dengan kinerja penata anestesi di Sumatera Selatan.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah 247 penata anestesi yang tergabung dalam DPD IPAI Sumatera Selatan, dengan sampel sebanyak 75 responden yang dipilih melalui cluster random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner PSICHOLOGICAL WELL BEING dan kinerja penata anestesi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara PSICHOLOGICAL WELL BEING dengan kinerja penata anestesi. Responden dengan gaya hidup sehat yang baik cenderung memiliki kinerja yang juga baik.
Simpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara PSICHOLOGICAL WELL BEING dengan kinerja penata anestesi di Sumatera Selatan.
Kesimpulan: Semakin baik gaya hidup sehat yang diterapkan, maka semakin baik pula kinerja penata anestesi.




