HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BOTUMOITO KABUPATEN BOALEMO

Authors

  • Zuriati Muhamad Universitas Muhammadiyah Gorontalo Author
  • Rona Febriyona Universitas Muhammadiyah Gorontalo Author
  • Fajriany Jusuf Universitas Muhammadiyah Gorontalo Author

Keywords:

Balita, Sanitasi Lingkungan, Stunting.

Abstract

Latar belakang: Stunting biasanya memiliki efek yang tidak dapat dipulihkan pada perkembangan selanjutnya, yang meningkatkan kemungkinan terjadinya gangguan degeneratif saat dewasa. Stunting disebabkan oleh berbagai keadaan, salah satunya adalah lingkungan yang tidak sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara angka stunting pada balita dengan sanitasi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kejadian stunting pada balita dengan sanitasi lingkungan.

Metode: Sebanyak 45 balita stunting diikutsertakan dalam desain penelitian cross-sectional, yang merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei analitik.

Hasil: Berdasarkan hasil analisis univariat, 34 balita tidak mengalami stunting, dan 35 orang memiliki tingkat sanitasi lingkungan yang cukup baik. Berdasarkan hasil analisis bivariat, Ha diterima dan H0 ditolak (pValue = 0,000 < 0,05).

Kesimpulan: Di wilayah kerja Puskesmas Botumoito Kabupaten Boalemo terdapat hubungan antara prevalensi stunting dengan sanitasi lingkungan. Selain fakta bahwa kesehatan lingkungan memiliki dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, para ibu harus memastikan bahwa anak-anak mereka menerima nutrisi yang mereka butuhkan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat membantu para orang tua, khususnya para ibu. Agar pemerintah desa dapat memantau masalah stunting dan menyediakan jamban bagi mereka yang belum memilikinya.

 

 

Downloads

Published

2026-09-04